Friday, October 16, 2015

SEMILOKA - Kesehatan Nasional; Indonesia Ramah ODGJ & ODMK


Assalamualaikum..
Apakabar kawan-kawan blogger? Semoga kalian semua sedang dalam keadaan baik, Aamiin..

Share sedikit ya..
Jadi, selasa (13/10) lalu, saya bersama seorang teman sekampus, Dede Suhendar namanya. Mengikuti Seminar & Loka Karya (SEMILOKA) ; Indonesia Ramah ODGJ dan ODMK, yang diadakan oleh Persatuan BEM se-Banten (PBB) yang bekerja sama dengan Yayasan Wana Wani Wauh, banyak yang kami dapat disana, salah satunya adalah pengetahuan tentang apa itu ODGJ dan ODMK pastinya.

Kami berangkat dari kampus sekitar pukul 09.00 WIB, berbekal Google Maps juga pantauan dari Ka Heris Warku diperjalanan akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB kami sampai juga di Masjid dekat Pendopo Gubernur Banten di Serang, saya lupa nama Masjidnya hehe

Sunday, September 06, 2015

Blog itu.. Gampang Buatnya, Susah Ngurusnya!!

Assalamualaikum..
Masih semangat pagi kan? Masih muda kok ngga semangat, malu-maluin saya aja ehhh...
Pagi-pagi mau sharing sedikit nih kawan. Tau Blog kan? Iya, yang sedang kalian baca ini namanya blog *tepokjidat. 

Ok.. Begini saja, menurut apa yang saya baca dari Wikipedia, Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang bersifat sebaliknya (non-interaktif).

Saturday, September 05, 2015

Cinta Dalam Diam - Dwitasari

Assalamualaikum..
Malam minggu kan? Pas buat upload beginian nih :D
Habis ngover puisinya dwitasari yang judulnya Cinta Dalam Diam. Semoga mewakili isi hati kalian yahh.. Selamat Mendengarkan ;)


Sudah lama aku memperhatikanmu
Dalam sisi gelapku, diam-diam aku mencintaimu
Dalam sembunyiku
Kita berteman sudah lama
Sudah banyak cerita yang kita lalui
Cerita yang bagiku selalu teringat, meskipun mungkin saat kau lupakan

Thursday, June 18, 2015

Happy Fasting Gais :D

Alhamdulillah, wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in. 

Bulan yang dinanti-nantikan semua Umat Muslim didunia datang juga :D
Ramadhan kali ini masih sama seperti Ramadhan tahun lalu, saya melewatkannya tanpa Bapan dan Ibu :(. Saya harap beliau baik-baik saja dan bisa menjalankan puasa sebagaimana mestinya :)

Well.. Sekarang Rina mau share sedikit tentang bulan yg istimewa ini, langsung saja deh dibaca :)

Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al Qur’an

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ’alaihimus salam.”[1]


Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.”[2]

Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan, “Hadits di atas dapat bermakna, terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu Jahannam dan terbelenggunya setan-setan sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan dan mulianya bulan tersebut.” Lanjut Al Qodhi ‘Iyadh, “Juga dapat bermakna terbukanya pintu surga karena Allah memudahkan berbagai ketaatan pada hamba-Nya di bulan Ramadhan seperti puasa dan shalat malam. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan, orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada melakukan hal maksiat. Inilah sebab mereka dapat memasuki surga dan pintunya. Sedangkan tertutupnya pintu neraka dan terbelenggunya setan, inilah yang mengakibatkan seseorang mudah menjauhi maksiat ketika itu.” [3]

Thursday, June 04, 2015

Entah, ini apa namanya?

Waktu sudah menunjukkan pukul 00 lebih, itu artinya sudah berganti hari. Rasanya mataku belum juga terkantuk, mungkin karena secangkir kopi panas yang kuminum sekitar satu jam yang lalu. 

Aku ingat sesuatu, terimakasih untuk kamu yang dalam beberapa minggu belakangan ini hadir dalam hari-hariku, entah rasa terimakasih untuk hal apa ini aku juga tidak tau. Paling tidak terimakasih sudah membawaku dalam hidup dan semangat yang baru, meningkalkan kisah masalalu yang pilu. Kadang pikiranku pergi jauh, membayangkan hal yang seharusnya tidak ada dalam pikiran dan benakku. Aku tidak ingin berharap sesuatu yang tidak pasti. Jadi cukup seperti ini saja. Rasa yang entah apa namanya ini. Aku nyaman. Meski kadang menjengkelkan juga. Yang pasti, tidak ada alasan untuk sakit hati hehe

Aku tidak akan menunggu, aku hanya akan menikmati masa-masa ini. Yang mungkin tidak akan terulang pada masa yang akan datang. Terimakasih untuk hal-hal kecil yang entah sengaja atau tidak kamu lakukan itu. Untuk hal sepele yang kamu berikan itu, entah benar dari hati atau hanya sekedar pemberian biasa saja. Terimakasih, teman :)

#empatjuniduaribulimabelas
00.40

Saturday, April 18, 2015

Untuk Seorang Teman yang sedang Patah Hati ..

Untuk teman baikku, yang hatinya tidak sedang dalam
keadaan baik...

Aku hanya ingin menebus janjiku semalam padanya; seorang teman yang hatinya sedang diombang ambingkan oleh angkuhnya cinta. Lagi-lagi cinta. Satu kata yang menurutku sulit untuk dideskripsikan. Rumit, apalagi bagi mereka yang hatinya sedang tidak dalam keadaan baik.

Ada seorang teman yang bercerita bahwa iya baru saja putus. Lama tidaknya hubungan tidak menjamin kelanggengan hubungannya kan? Ya seperti mereka. bertahun-tahun pacaran endingnya putus juga. Masalah yang dihadapi sepele pula. Huft..

Aku bingung dengan perasaan manusia, kenapa perasaan bisa dengan mudah berubah haluan. Aku makin tak mengerti dengan semua ini, Oke hari ini aku cinta kamu, tapi besok? Lusa? Apa perasaan cinta ini akan tetap sama? Ah ntahlah. Biar waktu yang menjawab.

Untuk kamu, temanku. Cinta itu adil kok. Meskipun aku belum bisa menemukan apa itu arti keadilan cinta, tapi aku yakin kalau cinta akan meng-adil-kan dirinya sendiri. Untukmu, Untuknya juga untuk semua orang yang merasakan cinta. Kamu hanya butuh waktu. Sesuatu yang digenggam terlalu lama tidak akan baik, lepaskanlah perlahan.

Wednesday, March 11, 2015

Hanya Rasa Kagum ..

Kamu hebat sekali,
Belum kutahu siapa namamu saja aku sudah terkesan melihatmu
Wajahmu menyejukkan.. berwibawa..
Matamu berbinar, membuatku semakin ingin memandangmu lebih lama..

Karena secarik kertas itu, akhirnya kutahu namamu,
ku tahu nomor teleponmu
namun aku terlalu pengecut untuk menghubungimu terlebih dahulu
Gengsi telah mengalahkan rasa beraniku

Lagi-lagi aku mencari sosokmu
dan tak kutemukan sosok tinggi kurus itu
Seorang senior lainnya memanggil namamu
dan.. baru kutahu ternyata sedari tadi kamu bersembunyi dibalik tembok hijau itu
Alangkah bahagianya aku bisa melihatmu lagi..
Lebih bahagia dari sekedar mendapatkan nilai A saat ujian..
Ah.. Berlebihan sekali aku ini ..

Tapi aku sadar, kamu telah bersamanya
Bersama dirinya, orang yang kamu kenal lebih dulu
Orang yang menunjukkan sayangnya lebih dulu
dan Orang yang kamu cintai lebih dulu

Huhh..
Terlalu dini untuk menyebut ini cinta..
Mungkin ini hanya rasa kagum semata,
Tanpa berharap lebih..
dan kupikir, mengagumimu saja adalah hal yang menyenangkan..

Tangerang, 11 Maret 2015

Tuesday, February 24, 2015

Yes!! Aku Berhasil!!

#SuratUntukNeptunus

Hai Nus..
Maaf, belakangan aku melupakanmu hehe..
itu hanya salah satu caraku untuk melupakannya, dengan tidak menulis tentangnya lagi.

Beberapa hari yang lalu, temanku, sebut saja dia "E" membuka surat-suratku yang kutujukan untukmu, dan karena itu aku menulis surat lagi untukmu.
 
Tapi kali ini aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti yang kulakukan dulu, iya dulu sekali. Aku tidak akan bercerita tentangnya lagi, tentang kegalauanku yang tempo hari ku eluh-eluhkan padamu. Mungkin aku telah berhasil melupakannya. Tunggu... bukan melupakan, hanya menghilangkan perasaan yang dulu kurasakan untuknya.

Aku sedang gembira Nus, ntah mengapa, mungkin karena adanya mereka, teman baru yang kutemui sejak beberapa bulan lalu. Mereka mengubah semua, mereka berhasil membuatku melupakan rasa sakit yang dulu kurasakan. 

Lucu ya? Hatiku sedang bahagia Nus, anehnya rasa bahagia ini aku tak tau dari mana datangnya.Sampai-sampai sekarang aku senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Ntahlah.. mungkin memang seharusnya seperi ini sejak lama. Aku saja yang tidak bisa menikmati indahnya karunia-Nya ini.

Ya sudah Nus, sampai disini saja ya.. lain kali kulanjutkan lagi.. :)

Menyempatkan menulis ini,
disela-sela pekerjaan yang sudah berteriak meminta dikerjakan diatas meja.
:)

Friday, February 20, 2015

FamGath - ComIT Goes To Anyer

Assalamualaikum...
Masih agak terasa nih dikaki pegel-pegelnya.. kalo ada Ka Upay sih efek "Jarang Olah Raga" haha
*eh ngomong apasih ini :v

Jadi gini teman-teman..
Sabtu-Minggu lalu saya bersama Anggota ComIT IP mengadakan Family Gathering ke Anyer, sekalian Touring gitu sih.. Tujuannya sih untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota juga untuk sharing-sharing sedikit masalah program kerja dan materi pastinya..
Perjalanan dimulai dari hari sabtu (14/02) kali diharuskan kumpul dilapangan Pertamina pukul 15.30. Tapi saya datang pukul16.00 haha maklum yah agak ngaret, macet broo haha
Mulai perjalanan deh, sebagai sie dokumentasi yang baik tak terlewatkan oleh saya untuk mengabadikan momen-momen sewaktu dijalan.

Matahari mulai menenggelamkan sinarnya, adzan maghrib pun sudah berkumandang, mau rehat sebentar tapi masih ada anggota lain yang masih dibelakang, kami melanjutkan perjalanan dan akhirnya berhenti di SPBU terdekat (Jauh sih sebenernya mah :D), rehat sebentar, sholat dan menunggu anggota yang masih ketinggalan dibelakang. Salah seorang dari kami ada yang putar balik menjemput anggota lain yang "nyasar" tadi hehe
hampir 2 jam menunggu mereka, dan alhamdulillah sampai juga mereka ke SPBU tempat kami menunggu tadi.

Thursday, January 29, 2015

Mungkin.. hanya butuh waktu .

Assalamualaikum ..

Pagi ini masih sama dengan pagi-pagi sebelumnya; sendu. Tawaku masih tertahan. Ntah apa yang aku inginkan, ntah apa yang aku cari. Hingga sekarang aku tak mengerti.

Aku masih menunggu. Menunggu kabar baik yang dapat merubah pagi senduku ini. Tapi sampai kapan penantianku ini harus bertahan? Aku lelah. Penantian ini melelahkan kawan.. Sampai kapan aku harus diam dan sendiri begini? Menunggu aba-aba yang entah kapan akan diserukan.. Huhh.. Katamu inilah proses.. butuh waktu lama.

Mungkin benar.. Penantian ini hanya butuh waktu. Semoga tak sia-sia penantianku ini. Tolong.. jangan kecewakan aku. Jangan buat semua pengorbananku selama ini sia-sia.

Teruntuk kamu,
kabar baik yang sedang kunantikan :')

Friday, January 09, 2015

H-2 Presentasi!!!!

Assalamualaikum..
Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk membagi (Halah apasih :D) maksudnya menceritakan kembali kegiatan saya seharian tadi, eh.. maksudnya kegiatan saya beberapa jam yang lalu yey XD

Ok.. Hari ini.. eh udah ganti hari jumat yah sekarang? berarti kemarin saya bersama teman-teman yang katanya sih kece badai itu telah melakukan rapat untuk membahas tugas Mata Kuliah Logika & Algoritma yang rencananya akan dilakukan presentasi hari Sabtu, 10 Januari 2015.. Heuhhh.. Cepet bangetttttt :(

Emm.. Project kelompok kami sudah sekitar 90% sih.. semoga saja pas presentasi nanti kami dapat mukjizat dari yang diatas untuk menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan Bapak Dosen hahaha :-D

Ini belum jadi ya gaisss ;)

Saturday, January 03, 2015

Ucapan 'Syukron' Jawabnya 'Afwan', Benarkah?

Assalamualaikum ..
Hai teman .
Mau share sedikit nih.. Tau gak kalau ada teman yang mengucapkan "Syukron" kita dianjurkan menjawabnya dengan "Afwan"? Loh? Kok Afwan? Afwan kan artinya maaf?

Jawabnya: Ya, benar, jawaban ucapan "syukron" itu "afwan". Kata "afwan" atau "maaf" itu ringkasan dari "maaf, saya tidak bisa memberikan uang lebih dari itu". Dalam bahasa Inggris jawaban dari kata "thank you" juga bermacam-macam bukan? tidak selalu dengan menjawab "you're welcome" tapi bisa juga "don’t bother", "don't mention it" atau "never mind" semuanya memiliki arti yang sama.

Di dalam kata afwan ini, kita diajarkan untuk tidak bersikap sombong dengan mengacuhkan ucapan syukron dari lawan bicara kita. Maka dianjurkanlah kita untuk mengucap "afwan" setelah orang berucap "syukron" kepada kita.

Ada pendapat, "afwan" juga bisa berarti harapan agar nikmat yang disyukuri orang pertama diperbanyak. "Afwan" juga berarti "mengabaikan" (merasa tidak perlu) mendapatkan penghormatan berupa ucapan syukur, karena yang patut mendapatkan syukur hanya Allah SWT. Wallahu a’lam. :)